MIN2MENIM.SCH.ID Berita Siswa MIN 2 Muara Enim Praktikkan Satuan Baku, Ubah Lingkungan Madrasah Jadi Ruang Ukur Nyata

Siswa MIN 2 Muara Enim Praktikkan Satuan Baku, Ubah Lingkungan Madrasah Jadi Ruang Ukur Nyata

Muara Enim, Kemenag Sumsel

Siswa-siswi kelas 3B MIN 2 Muara Enim mengubah ruang kelas dan lingkungan madrasah menjadi laboratorium pengukuran terbuka, Rabu 04 November 2026. Di bawah panduan wali kelas Yeni Intan Sari, para siswa terjun langsung mempraktikkan penggunaan satuan baku untuk mengukur berbagai objek nyata di sekitar mereka, mulai dari Panjang papan tulis, meja, buku, tumbler, hingga daun, batu bata, dan pot bunga di halaman madrasah menggunakan penggaris.

Pembelajaran matematika berbasis praktik langsung ini dirancang untuk menanamkan pemahaman konsep ukuran yang bermakna bagi siswa usia dini, sekaligus melatih ketelitian dan keterampilan motorik mereka dalam mengaplikasikan satuan centimeter (cm) secara faktual.

Wali Kelas 3B MIN 2 Muara Enim, Yeni Intan Sari, menjelaskan bahwa pembelajaran matematika tidak boleh berhenti pada hafalan rumus atau angka di atas kertas. Pengukuran adalah keterampilan hidup (life skill) yang harus dirasakan dan dialami langsung oleh anak agar konsepnya benar-benar melekat.

“Matematika sering kali dianggap abstrak oleh anak-anak jika hanya diajarkan lewat teori di papan tulis. Melalui praktik langsung mengukur benda-benda di sekitar mereka, siswa belajar memahami fungsi satuan baku secara nyata. Mereka melihat sendiri perbedaan ukuran dan belajar mencatat data secara sistematis di buku tulis mereka. Ini melatih cara berpikir logis, teliti, dan aplikatif sejak dini,” ujar Yeni Intan Sari.

Metode belajar aktif ini terbukti membangkitkan antusiasme tinggi di kalangan siswa. Salah seorang siswa kelas 3B, Alsyafa, mengungkapkan kegirangannya bisa belajar matematika di luar kebiasaan kelas konvensional.

“Belajar hari ini seru banget karena kita bisa jalan-jalan di sekitar kelas dan halaman sekolah sambil mengukur panjang benda-benda asli pakai penggaris. Jadi lebih gampang paham bedanya sentimeter dan membayangkan ukurannya langsung di barang-barang yang biasa kita pakai sehari-hari,” ungkap Alsyafa penuh semangat.

Melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis aktivitas fisik ini, MIN 2 Muara Enim terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif, membangun nalar kritis siswa, serta mencetak generasi madrasah yang cerdas secara akademik dan terampil dalam kehidupan sehari-hari. Humas MIN 2 Muara Enim

3 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *