Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di MIN 2 Muara Enim pada hari pertama, Selasa (02/06/2026), berjalan dengan lancar. Madrasah ini menerapkan sistem ujian campuran (hybrid), yakni metode luring (offline) untuk kelas rendah dan daring (online) untuk kelas tinggi.
Kepala MIN 2 Muara Enim, Aidawati, menjelaskan bahwa perbedaan metode ini didasarkan pada pertimbangan efektivitas dan kesiapan sarana pendukung:
Kelas 1, 2, dan 3: Mengikuti ujian secara luring (offline) di ruang kelas.
Kelas 4 dan 5: Mengikuti ujian secara daring (online) melalui aplikasi Syamaira.
“Kami menerapkan sistem campuran ini karena anak-anak kelas kecil lebih optimal jika diuji secara langsung. Sementara untuk kelas 4 dan 5, kami memanfaatkan teknologi untuk efektivitas,” ujar Aidawati kepada tim Humas.
Demi menjamin kelancaran ujian, pihak madrasah sebelumnya telah melakukan sosialisasi intensif kepada para wali murid, terutama terkait teknis penggunaan aplikasi bagi peserta ujian daring.
Selain kesiapan teknis, aspek kejujuran juga menjadi prioritas utama. Aidawati menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara ketat oleh para tenaga pendidik.
“Kami menugaskan wali kelas dan guru mata pelajaran untuk memantau langsung proses pengerjaan soal. Tujuannya agar integritas dan kejujuran siswa dalam menjawab soal tetap terjaga,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh siswa dilaporkan hadir dan mengikuti ujian sesuai jadwal yang ditentukan. Melalui inovasi sistem ujian ini, MIN 2 Muara Enim berkomitmen untuk terus menjaga mutu evaluasi belajar siswa dengan tetap beradaptasi pada perkembangan teknologi. (yn)
