MIN2MENIM.SCH.ID Berita Hadapi Musim Kemarau, MIN 2 Muara Enim Gelar Shalat Istisqa dan Edukasi Ibadah Siswa

Hadapi Musim Kemarau, MIN 2 Muara Enim Gelar Shalat Istisqa dan Edukasi Ibadah Siswa

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim menggelar Shalat Sunnah Istisqa berjamaah di halaman madrasah pada Rabu (26/08/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Pelaksanaan shalat meminta hujan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan.

Bertindak sebagai imam Shalat Istisqa yakni Dian Saputra, sementara khutbah disampaikan oleh Syeh Danil Hadi.

Pelaksanaan shalat ini menjadi sarana pendidikan spiritual dan edukasi praktis bagi para siswa. Selain memohon rahmat Allah SWT agar menurunkan hujan yang bermanfaat dan membawa keberkahan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan tata cara serta niat Shalat Istisqa secara langsung kepada peserta didik.

Kepala MIN 2 Muara Enim, Aidawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dilakukan untuk melatih pemahaman dan kemandirian ibadah para siswa sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat memahami dan mengetahui bagaimana tata cara sholat Istisqa’ serta niat pelaksanaannya. Sehingga kedepannya para siswa sudah dapat melaksanakannya secara mandiri, baik di madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pelaksanaan shalat ini juga menjadi bentuk pendekatan diri dan permohonan ampunan atas segala kesalahan,” ujar Aidawati.

Aidawati juga berharap permohonan doa bersama ini membawa keberkahan dan segera diijabah oleh Allah SWT.

“Kami sangat berharap rahmat hujan akan segera turun usai pelaksanaan shalat ini, sehingga dapat membantu mengatasi keresahan masyarakat akan dampak kemarau yang berkepanjangan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam khutbahnya, Khotib Syeh Danil Hadi mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk saling bermuhasabah dan memperbanyak istighfar.

“Mari kita saling merenung, beristighfar, dan bertaubat kepada Allah SWT atas segala kesalahan kita. Jangan sampai kita menyalahkan orang lain atas musibah kemarau ini. Sesungguhnya istighfar dan taubat menjadi salah satu wasilah (perantara) dibukanya pintu keberkahan dan turunnya hujan dari langit,” pesan Syeh Danil Hadi.

Melalui Shalat Istisqa ini, diharapkan nilai-nilai spiritualitas, kesadaran diri, dan rasa kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar dapat tertanam kuat dalam diri seluruh peserta didik MIN 2 Muara Enim.

(Humas MIN 2 Muara Enim)

9 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *