Muara Enim (Kemenag Sumsel)—
MIN 2 Muara Enim terus mengoptimalkan kegiatan Muhadarah sebagai sarana evaluasi pembentukan karakter dan keberanian tampil di depan publik. Pada pelaksanaan yang berlangsung di halaman madrasah, Jumat (18/09/2026), puluhan siswa kelas 4.C mendapat kesempatan menunjukkan kesiapan mental dan ketangkasan berkomunikasi.
Dalam kegiatan luar kelas tersebut, para siswa menguji keberanian publik melalui rotasi peran, mulai dari pembacaan Al-Qur’an, Yasin, dan hafalan tahfiz, hingga aksi panggung da’i cilik, puisi, tari Cindai, serta tari kreasi Islami.
Wali Kelas 4.C MIN 2 Muara Enim, Susilawati, menegaskan bahwa penugasan Muhadarah ini dirancang bukan sekadar ajang pertunjukan minat dan bakat, melainkan sebagai indikator terukurnya perkembangan adab dan kepercayaan diri siswa.
“Muhadarah ini kami jadikan sebagai instrumen evaluasi karakter di luar kelas. Di panggung halaman madrasah ini, kita melihat langsung bagaimana rasa percaya diri, kedisiplinan, dan adab bertutur kata siswa diuji saat berhadapan dengan audiens yang banyak,” tegas Susilawati
Ia menjelaskan, dampak dari penugasan ini terlihat langsung pada perubahan perilaku belajar harian di kelas. Siswa yang semula cenderung pasif mulai menunjukkan peningkatan keberanian dalam menyampaikan pendapat dan berinteraksi.
“Dampaknya sangat terasa pada dinamika kelas. Namun penekanan utama kami tetap pada aspek adab. Sehebat apa pun bakat dan keberanian tampil yang dimiliki anak, akhlakul karimah harus tetap menjadi fondasinya,” tambahnya.
Melalui konsistensi program pembiasaan ini, MIN 2 Muara Enim berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi publik yang santun dan berkarakter Islami. (Humas MIN 2 Muara Enim)
