MIN2MENIM.SCH.ID Berita Tumbuhkan Budaya Santun Menyambut Kedatangan Peserta Didik Di Pagi Hari

Tumbuhkan Budaya Santun Menyambut Kedatangan Peserta Didik Di Pagi Hari

Muara Enim, Humas

Untuk menanamkan pendidikan karakter dan nilai-nilai kehidupan pada siswa, dapat dilaksanakan di manapun dan kapanpun baik di kelas atau di luar kelas. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim dalam menanamkan pendidikan karakter dan nilai kehidupan pada siswa adalah penyambutan siswa-siswi pada pagi hari di depan gerbang madrasah. Kali ini, guru yang bertugas menyambut siswa adalah Susilawati, Iin Yuliani dan Zohria. Jum’at, (6/9)

Salah satu bentuk upaya penanaman pendidikan karakter dan budi pekerti dilingkungan sekolah yaitu dengan menerapkan budaya 5S. Budaya 5S adalah, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Apabila semua warga sekolah menerapkan budaya 5S dalam keseharian mereka maka hal itu akan menjadikan semua warga sekolah berkepribadian baik serta peserta didik akan belajar bagaimana menghormati satu sama lain dan memiliki belas kasih , suka menolong selain itu akan terjalin tali silaturahiman antar warga sekolah dengan baik.

Setiap pagi ada sekitar tiga guru yang bertugas piket untuk menyambut kedatangan peserta didik secara bergantian sesuai jadwal yang sudah ditentukan, guru yang bertugas sudah berada di pintu gerbang sejak pukul 06.30 wib. Disamping menyambut peserta didik dengan senyum, sapa, dan bersalaman di pintu gerbang, bersamaan dengan kegiatan tersebut digunakan guru untuk membangun kedekatan batin dengan memotivasi para anak didik agar selalu menjaga kebersihan diri seperti memeriksa kuku, rambut, kerapian dan keseragaman pakaian, sembari menanyakan kabar anak didik tentang menggosok gigi dan banyak lagi pertanyaan ke anak didik sejak pagi hari mulai berada disekolah.

Zairin, Kepala MIN 2 Muara Enim sangat mendukung penuh kegiatan ini ia mengatakan Alhamdulillah, kegiatan penyambutan anak didik pagi hari di sekolah menjadi rutinitas budaya sekolah, guru-guru dan pesedidik dapat menjalin kedekatan dengan makna tersirat bahwa anak didik berada dilingkungan sekolah ramah anak sebagai salah satu ciri khas budaya baik, semoga para guru diberikan kemudahan dan kesehatan dalam menjalankan amanah dan aktivitasnya sehari-hari, sehingga anak-anak generasi penerus bangsa mendapatkan bekal pondasi yang kuat untuk menata masa depan berkarakter dan berakhlak mulia,” ujarnya

”Harapan kedepan tujuan dari kegiatan ini dapat memberi pondasi nilai-nilai kehidupan kepada generasi untuk selalu menumbuhkan rasa menghormati orang lain, sebaliknya anak didikpun merasa dihargai,” tambah kamad (yn)

26 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *