Muara Enim, (Kemenag Sumsel)
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim melaksanakan upacara bendera rutin yang berlangsung dengan khidmat. Pada pelaksanaan upacara hari ini yang bertindak sebagai petugas upacara adalah kelas VI.D dan yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Syekh Danil Hadi selaku ketua keagamaan di madrasah. Senin, (4/8)
Dalam amanatnya, Pembina Upacara memberikan apresiasi kepada semua peserta didik yang telah berperan dan menjadi pelaksana pada upacara hari ini. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada anak-anak yang bertugas, dan telah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Syeh Danil Hadi
Lebih lanjut Pembina Upacara menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketertiban bagi seluruh siswa-siswi. Pembina menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
”Menurutnya kedisiplinan dapat dilatih dengan beberapa cara, antara lain, Datang tepat waktu ke sekolah dan ke kelas, Mengisi absensi dengan benar dan tertib, Siap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjalankan instruksi guru dengan baik dan patuh, mematuhi norma dan tata tertib sekolah. Selain itu, Pembina juga menekankan pentingnya loyalitas, yaitu melakukan tugas dan kewajiban tanpa perlu diperintah. Serta, mengingatkan siswa-siswi untuk selalu berpegang pada nilai-nilai agama dan norma masyarakat dengan ikhlas (ikhlas dalam menjalankan norma agama dan masyarakat janganlah dihilangkan),” tegas pembina upacara
”Dengan menerapkan nilai-nilai tersebut, diharapkan siswa-siswi dapat menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas yang baik,” tambahnya
Kepala madrasah Aidawati saat di temui di ruangannya mengatakan,” Upacara hari ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi siswa-siswi untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Dengan demikian, diharapkan Madrasah Ibtidaiyah dapat menjadi lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan siswa-siswi yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ujarnya. (Yn)
