MIN2MENIM.SCH.ID Berita Pembina Upacara: Tekankan Budaya Tiga Kata Ajaib di Lingkungan Sekolah

Pembina Upacara: Tekankan Budaya Tiga Kata Ajaib di Lingkungan Sekolah

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Pelaksanaan upacara bendera hari Senin (20/4/2026) yang dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB di halaman sekolah berlangsung khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Zalivan Zamzami memberikan pesan mendalam mengenai karakter siswa, khususnya terkait budaya sopan santun yang mulai luntur di era modern.

Sopan Santun Sebagai Identitas Diri
Dalam amanatnya, Zalivan menegaskan bahwa sopan santun adalah unsur paling dasar dalam pendidikan karakter. Menurutnya, kepintaran akademik tidak akan berarti tanpa didampingi dengan etika yang baik.

Ia memaparkan bahwa sopan santun adalah perilaku yang mencerminkan rasa hormat, keramahtamahan, dan kepedulian terhadap orang lain. Sebagai implementasi nyata, ia mengajak seluruh siswa untuk membiasakan kembali penggunaan “Tiga Kata Ajaib”:

Maaf: Diucapkan dengan tulus saat melakukan kesalahan.

Terima Kasih: Sebagai bentuk penghargaan atas bantuan sekecil apa pun.

Tolong: Digunakan saat membutuhkan bantuan agar tidak terkesan memerintah.

“Pribadi yang hebat bukan dilihat dari seberapa tinggi nilainya, melainkan dari seberapa besar ia menghargai orang lain melalui tutur kata yang santun,” tegas Zalivan di hadapan ratusan siswa.

Upacara kali ini melibatkan siswa-siswi kelas 5D sebagai petugas pelaksana. Zalivan memberikan apresiasi atas keberanian dan usaha mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.

Meski demikian, terselip catatan penting bagi para petugas untuk masa depan. Beliau menekankan agar proses latihan dilakukan dengan lebih serius dan disiplin.

“Apresiasi untuk kelas 5D, tugas hari ini selesai dengan baik. Namun, ke depannya latihan harus lebih maksimal. Jangan banyak main-main saat latihan, agar hasil yang ditampilkan di depan umum bisa lebih sempurna dan berwibawa,” tambahnya.

Upacara diakhiri dengan doa bersama sebelum siswa kembali ke ruang kelas dengan semangat baru untuk mempraktikkan budaya sopan santun dalam interaksi sehari-hari. (yn)

2 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *