Muara Enim, Humas
Siswa kelas 5.C Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim Laksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas upacara. Kegiatan ini bertempat di halaman utama madrasah pada pukul 07:00 wib s.d selesai. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Susilawati. Senin, (9/9)
Diamanatnya di depan seluruh peserta upacara Susilawati menjelaskan bahwa umat Islam wajib memiliki akhlak untuk kesempurnaan ilmu. Salah satu aspek yang paling mendapat perhatian dalam Islam adalah akhlak, bahkan umat Islam wajib mendahulukan akhlak sebelum menuntut Ilmu.
“Islam memang memuliakan orang yang berilmu, bahkan salah satu hadits sahih mewajibkan umat Islam untuk menuntut Ilmu, namun Islam juga mensyaratkan akhlak untuk kesempurnaan ilmu,” ungkapnya
Selanjutnya Susilawati mengatakan bahwa akhlak hendaknya dijadikan pijakan utama bagi setiap muslim dalam berbagai hal, baik yang terkait dengan dirinya maupun orang lain. akhlak adalah pembeda antara pintar dan benar.
“Orang yang berilmu tentulah pintar, namun jika tidak melengkapi dirinya dengan akhlak belum tentu kepintarannya dapat mengantarkannya pada kebenaran,” ujar Susi
Lebih lanjut, Susilawati mengharapkan kepada seluruh siswa madrasah agar lebih mengedepankan akhlak sebelum menuntut ilmu. Sebab, salah satu fungsi akhlak adalah membentengi diri dari berbagai macam godaan, misalnya sifat sombong.
“Orang berilmu namun minim akhlak cenderung merasa sudah mengetahui segalanya padahal ilmu yang dimilikinya masih sangat sedikit,” tambahnya .
Diakhir amanatnya Susilawati menambahkan agar siswa selalu melengkapi diri masing-masing dengan akhlak, sebab hanya dengan cara itu, ilmu yang dimiliki dapat memberi kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain.
“Jadikan pula akhlak sebagai ukuran dalam menilai keilmuan seseorang, jangan sampai kita terperosok dalam lubang kelam akibat salah memilih panutan. Jika ilmu adalah cahaya, maka akhlaklah penyempurnanya,” pungkasnya. (yn)
