MIN2MENIM.SCH.ID Berita Cetak Generasi Tangkas dan Sehat, Siswa Kelas VI MIN 2 Muara Enim Tuntaskan Ujian Praktik PJOK di Ruang Terbuka

Cetak Generasi Tangkas dan Sehat, Siswa Kelas VI MIN 2 Muara Enim Tuntaskan Ujian Praktik PJOK di Ruang Terbuka

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Suasana halaman MIN 2 Muara Enim tampak berbeda pada Sabtu pagi (2/4/2026). Puluhan siswa kelas VI terlihat antusias mengikuti ujian praktik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Didampingi oleh guru mata pelajaran, Zalivan Zamzami, para siswa unjuk kebolehan dalam dua materi utama, yakni senam lantai dan senam irama.

Ujian praktik yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dirancang bukan sekadar untuk memenuhi penilaian akademik, melainkan sebagai wadah pembentukan karakter fisik dan mental siswa.

Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama difokuskan pada ketangkasan senam lantai, di mana siswa dituntut untuk melakukan teknik guling depan (rol depan) dan guling belakang (rol belakang) di atas matras dengan tingkat akurasi serta keseimbangan yang baik. Pada sesi berikutnya, siswa mempraktikkan gerakan ritmis senam irama untuk melatih keluwesan dan koordinasi tubuh.

Zalivan Zamzami selaku penguji sekaligus guru PJOK menegaskan bahwa ujian praktik ini berorientasi pada pengembangan keterampilan motorik secara menyeluruh.

“Kami tidak hanya menilai dari segi teknik, tetapi juga keberanian, konsentrasi, dan ketangkasan fisik anak-anak. Gerakan dasar seperti rol depan dan belakang sangat penting untuk melatih keberanian dan koordinasi tubuh mereka sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ungkap Zalivan.

Pelaksanaan ujian di ruang terbuka juga memberikan dampak positif yang luas bagi madrasah dan masyarakat sekitar. Bagi madrasah, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MIN 2 Muara Enim dalam menyelenggarakan pembelajaran yang aktif, sehat, dan tidak monoton.

Sementara itu, bagi masyarakat, kegiatan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan madrasah mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kebugaran fisik serta keterampilan motorik yang baik. Hal ini memperkuat kepercayaan orang tua siswa bahwa madrasah mampu memberikan pendidikan yang seimbang antara jasmani dan rohani. (yn)

8 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *