MIN2MENIM.SCH.ID Berita Pagi Khusyuk di MIN 2 Muara Enim: Mengetuk Pintu Langit, Menata Karakter Generasi Cilik

Pagi Khusyuk di MIN 2 Muara Enim: Mengetuk Pintu Langit, Menata Karakter Generasi Cilik

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Di saat riuk pikuk kendaraan pagi baru dimulai di kawasan Muara Enim, deretan saf rapi berseragam putih hijau telah membentang di halaman MIN 2 Muara Enim, Rabu (14/10/2026). Ratusan pasang tangan cilik menengadah khusyuk, melantunkan Asmaul Husna usai menunaikan dua rakaat Sholat Dhuha berjamaah.

Aktivitas spiritual di fajar pagi ini bukan sekadar rutinitas seremoni. Pembiasaan Sholat Dhuha yang digelar saban pagi di madrasah ini telah menjelma menjadi laboratorium karakter, mengubah wajah kedisiplinan dan mentalitas para murid secara perlahan namun pasti.

Keheningan yang terbangun selama prosesi ibadah pagi terbukti membawa dampak psikologis yang kuat pada diri siswa. Anak-anak yang semula terburu-buru dan cenderung cemas sebelum jam pelajaran dimulakan, kini memasuki ruang kelas dengan pikiran yang lebih tenang, fokus, dan siap menyerap ilmu pengetahuan.

Kepala MIN 2 Muara Enim, Aidawati, mengungkapkan bahwa program pembiasaan ibadah ini dirancang untuk menjawab tantangan krisis moral dan kedisiplinan generasi muda di era digital.

“Kami tidak hanya ingin mencetak anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keanggunan jiwa dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Dampaknya sangat nyata: angka keterlambatan murid merosot tajam, tingkat kesopanan siswa meningkat, dan suasana belajar di kelas menjadi jauh lebih kondusif,” jelas Aidawati.

Dampak positif ini juga dirasakan langsung oleh para guru pengajar. Rutinitas penyampaian kultum singkat dan doa bersama sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terbukti membangun ikatan emosional yang erat antara pendidik dan anak didik, menciptakan iklim sekolah yang hangat dan penuh rasa saling menghormati.

Konsistensi MIN 2 Muara Enim dalam merawat tradisi spiritual pagi ini menegaskan komitmen madrasah sebagai benteng pertahanan moral bangsa—membentuk profil pelajar yang unggul dalam intelektual, anggun dalam spiritual, dan santun dalam berperilaku di tengah masyarakat. (Humas MIN 2 Muara Enim)

3 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *