Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali digelorakan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim. Jajaran guru dan siswa tampak kompak turun tangan merapikan serta memperindah taman madrasah pada Selasa (29/9/2026). Aksi kolaboratif ini melibatkan guru pendamping Agutian Pratama dan Desi, bersama perwakilan siswa seperti Salman dan Chanza, yang bahu-membahu menata lanskap hijau di area madrasah.
Kegiatan penataan lingkungan ini bukan sekadar agenda kebersihan rutin, melainkan wujud nyata implementasi ekoteologi serta bagian dari pilar pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi. Melalui pelibatan langsung dalam merawat alam sekitar, madrasah berupaya menanamkan kesadaran ekologis kepada peserta didik bahwa menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab moral serta spiritual.
Kepala MIN 2 Muara Enim, Aidawati, menegaskan bahwa pembentukan karakter peduli lingkungan harus diajarkan melalui aksi nyata (experiential learning), bukan sekadar teori di dalam kelas.
“Melalui aksi gotong royong merawat taman ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai ekoteologi secara langsung kepada anak-anak. Kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar adalah cerminan dari akhlak yang mulia. Kami ingin memastikan lingkungan madrasah menjadi ruang yang ramah, asri, dan mendukung proses tumbuh kembang siswa secara seimbang,” tegas Aidawati.
Kehadiran ruang terbuka hijau yang tertata rapi di lingkungan madrasah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan sehat. Integrasi antara kesadaran ekologis dan kenyamanan fisik ini diyakini dapat mendongkrak motivasi belajar siswa, sekaligus mencetak generasi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup.
(Humas MIN 2 Muara Enim)
