Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Dalam upaya bertransformasi menuju lembaga pendidikan yang transparan dan akuntabel, MIN 2 Muara Enim mengikuti pembinaan dan monitoring Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Rabu (29/4). Kegiatan ini menghadirkan tim humas Kanwil Kemenag Sumatera Selatan sebagai langkah strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi bagi masyarakat.
Tim narasumber, M. Akhfasyi dan Eka Widya Ningsih, menekankan bahwa pengelolaan data yang responsif adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan wali murid dan publik. Kesiapan ini juga dipersiapkan untuk menghadapi penilaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat provinsi. Delegasi dari MIN 2 Muara Enim yang hadir meliputi Waka Humas Alghifari Hibatullah Dini, Operator PTSP Yeni Intan Sari, dan Waka Prasarana Budi Arwandi.
Saat ditemui di sela kegiatan, Kepala MIN 2 Muara Enim, Ibu Aidawati, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan komitmen instansinya untuk memberikan kepastian layanan kepada masyarakat. Beliau berharap melalui pembinaan ini, setiap wali murid dan masyarakat luas dapat mengakses informasi mengenai program pendidikan di madrasah secara lebih mudah, cepat, dan akurat.
Sejalan dengan hal tersebut, Waka Humas Alghifari Hibatullah Dini menyatakan bahwa peran humas kini telah berkembang menjadi jembatan transparansi, bukan sekadar penyampai berita. “Fokus kami ke depan adalah mengoptimalkan kanal informasi digital agar lebih interaktif dan memudahkan publik dalam mendapatkan data yang mereka butuhkan tanpa hambatan birokrasi,” jelas Alghifari.
Sementara itu, Operator PTSP Yeni Intan Sari menambahkan bahwa selaku garda terdepan layanan satu pintu, pembinaan ini sangat krusial dalam mempercepat alur pelayanan. Yeni menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengintegrasikan sistem informasi agar setiap masyarakat, baik yang datang langsung maupun bertanya secara daring, mendapatkan respons yang solutif serta profesional. (yn)
