Muara Enim, (Kemenag Sumsel) —
Memahami pentingnya pembiasaan ibadah bagi anak-anak sejak dini, MIN 2 Muara Enim melaksanakan program pembiasaan Shalat Dhuha bagi siswa-siswi madrasah yang berlangsung di halaman utama madrasah. Program ini bertujuan untuk mendekatkan anak-anak kepada Allah, membentuk akhlak yang baik, serta menciptakan ketenangan batin dalam diri mereka. Selasa, (3/2)
Shalat Dhuha dikenal sebagai ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Menanamkan kebiasaan ini pada anak-anak memiliki dampak positif terhadap perkembangan spiritual dan moral mereka. Oleh karena itu, MIN 2 Muara Enim senantiasa memprogram program shalat Dhuha untuk para siswa.
Dian Saputra selaku Wakil Kepala bidang Kurikulum menjelaskan tentang pentingnya pendekatan yang tepat dalam membiasakan shalat Dhuha bagi anak-anak. “Harapannya dengan pendekatan yang positif, penuh kasih sayang, dan mengedepankan pemahaman anak adalah kunci keberhasilan dalam membiasakan anak-anak untuk mengerjakan shalat Dhuha,” ujarnya
Dalam proses pembiasaan, MIN 2 Muara Enim juga melibatkan peran orang tua sebagai pendamping. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan ibadah pada anak-anak. Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat dari orang tua, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan kebiasaan shalat Dhuha yang positif dan bermanfaat bagi perkembangan rohani mereka.
Program pembiasaan shalat Dhuha ini merupakan langkah awal untuk membentuk kebiasaan ibadah yang kokoh pada anak-anak. Dengan berbekal kebiasaan ini, diharapkan mereka dapat membawa keberkahan dalam kehidupan mereka kelak dan tetap dekat dengan Allah dalam setiap langkah hidup mereka. MIN 2 Muara Enim berkomitmen untuk terus mendukung pembentukan karakter dan spiritualitas siswa agar menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. (yn)
