Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Dalam upaya menciptakan suasana lingkungan sekolah yang asri dan hijau, Kepala Madrasah (Kamad) bersama para guru melaksanakan aksi menanam dan merapikan tanaman di area depan kantor madrasah pada Sabtu (4/4/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini tampak berbeda dari biasanya. Alih-alih menggunakan pot pabrikan, para tenaga pendidik ini memanfaatkan galon bekas sebagai wadah tanam. Langkah ini diambil sebagai bentuk kampanye daur ulang sampah plastik di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin memberikan contoh nyata kepada siswa bahwa barang bekas pun bisa memiliki nilai estetika jika dikelola dengan kreatif,” ujar Nurmawarah salah satu guru di sela-sela kegiatan.
Dalam proses penanaman, mereka menggunakan media tanam berupa tanah hitam berkualitas yang dicampur dengan pupuk untuk memastikan nutrisi tanaman terpenuhi. Tidak hanya menanam bibit baru, jajaran guru juga merapikan tanaman lama agar terlihat lebih tertata di sepanjang selasar kantor.
Aksi gotong royong ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga madrasah dalam melaksanakan aktivitas belajar mengajar, sekaligus mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dengan cara yang sederhana. (yn)
