MIN2MENIM.SCH.ID Berita Unjuk Kreativitas, Siswa Kelas 6 MIN 2 Muara Enim Uji Kemampuan Berpidato hingga Memasak

Unjuk Kreativitas, Siswa Kelas 6 MIN 2 Muara Enim Uji Kemampuan Berpidato hingga Memasak

Muara Enim (Kemenag Sumsel) —

Ujian praktik kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim yang berlangsung pada Senin (4/5/26) pagi menyajikan suasana yang berbeda. Alih-alih hanya mengandalkan ujian tertulis, para siswa ditantang untuk menunjukkan kemampuan literasi, seni berbicara di depan umum, serta keterampilan mengolah kuliner nusantara.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.40 hingga 11.00 WIB ini difokuskan pada dua mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia dan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diuji dalam kemampuan berpidato dan membaca puisi dengan kriteria penilaian yang ketat mencakup intonasi, kelancaran, dan hafalan. Sementara itu, untuk mata pelajaran SBdP, siswa ditantang untuk memasak dan menyajikan hidangan dengan kriteria penilaian meliputi cara penyajian, cita rasa, dan kerapian.

Pelaksanaan ujian ini tidak sekadar menjadi formalitas penilaian akhir, melainkan wadah bagi siswa untuk mengasah keterampilan hidup (life skills) dan rasa percaya diri sejak dini.

Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di ruang kelas 6D. Guru pengawas ujian, Henny, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para siswa dalam mempersiapkan diri.

“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak. Mereka tidak hanya menghafal teks dengan baik, tetapi juga mampu membawakan pidato dan puisi dengan penghayatan dan gestur yang sangat matang. Ini menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya,” ungkap Henny.

Dampak positif dari kegiatan ini juga mendapat perhatian penuh dari pihak pimpinan madrasah. Kepala MIN 2 Muara Enim, Aidawati, menegaskan pentingnya kurikulum yang menyeimbangkan antara kecerdasan akademis dan keterampilan praktis.

“Ujian praktik ini membuktikan bahwa madrasah kita mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif dan mandiri. Kemampuan berbicara di depan umum dan keterampilan memasak adalah bekal penting bagi mereka untuk bersosialisasi dan hidup mandiri di masa depan. Kami berharap metode pembelajaran ini terus melahirkan lulusan yang unggul dan berkarakter,” tegas Aidawati.

Pelaksanaan ujian praktik di MIN 2 Muara Enim ini diharapkan mampu menginspirasi madrasah lain untuk menerapkan metode penilaian berbasis kompetensi dan kreativitas siswa, sehingga pendidikan yang diberikan benar-benar berdampak langsung bagi perkembangan anak dan masyarakat sekitar. (yn)

8 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *