Muara Enim (Kemenag Sumsel) —
Dalam upaya menjaga marwah institusi pendidikan dan akurasi dokumen negara, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim menyatakan komitmen penuh dalam pengelolaan ijazah yang transparan dan akuntabel. Komitmen ini dipertegas saat Kepala Madrasah beserta Operator Tata Usaha menghadiri kegiatan Pembinaan Persiapan Pengelolaan Ijazah di Balai An-Nazkir Kemenag Muara Enim, Sabtu (2/5).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), serta seluruh Kepala Madrasah dan Operator dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Muara Enim.
Dalam arahannya, Kasi Penmad Elfi Almmnsyah, memberikan teguran keras agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan yang bersifat seremonial. Ia menekankan bahwa ijazah adalah dokumen vital yang menyangkut masa depan siswa, sehingga proses pembuatannya harus didasari pada kejujuran data.
“Saya instruksikan kepada seluruh madrasah, jangan terjebak dalam kegiatan seremonial semata. Persiapan pengolahan ijazah tahun ini harus dilakukan dengan ketelitian tingkat tinggi. Data yang diinput harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya (riil). Tidak boleh ada manipulasi, tidak boleh ada rekayasa, dan sangat dilarang memalsukan data demi kepentingan apa pun pada tingkat akhir nanti,” tegas Kasi Penmad di hadapan para peserta.
Beliau menambahkan bahwa satu kesalahan data pada ijazah akan berdampak panjang bagi siswa di kemudian hari, mulai dari kendala melanjutkan sekolah hingga urusan administrasi pekerjaan. Oleh karena itu, integritas operator dan kepala madrasah menjadi pertaruhan nama baik instansi.
Langkah tegas yang diambil MIN 2 Muara Enim dalam merespons arahan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, di antaranya: Orang tua siswa mendapatkan jaminan bahwa dokumen putra-putri mereka sah secara hukum dan valid sesuai data kependudukan, masyarakat akan lebih percaya untuk menitipkan pendidikan anak-anaknya di madrasah yang memiliki sistem administrasi bersih dan jujur dan dengan data yang akurat, madrasah dapat melakukan pemetaan kualitas lulusan secara objektif tanpa ditutupi oleh angka-angka rekayasa.
Dengan semangat “Tata Kelola Berintegritas”, MIN 2 Muara Enim memastikan bahwa setiap lembar ijazah yang diterbitkan nantinya adalah hasil dari proses pendidikan yang jujur, guna mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang amanah. (yn)
