MIN2MENIM.SCH.ID Berita Mengenal Upacara Adat Indonesia, Siswa Kelas 4 MINDA ME Antusias Membuat Mading

Mengenal Upacara Adat Indonesia, Siswa Kelas 4 MINDA ME Antusias Membuat Mading

Muara Enim, Humas
Pengenalan Budaya Sejak Dini Siswa kelas 4.D Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muara Enim telah menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam membuat majalah dinding (Mading) yang bertema “Mengenal Upacara Adat”. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas yang di bimbing oleh Astri Harnita selaku wali kelas. Senin, (04/11)

Indonesia memiliki adat istiadat yang beragam karena penduduknya heterogen. Masyarakat heterogen ini memiliki budaya, tradisi, dan kebiasaan yang berbeda di setiap daerah. Norma, nilai, dan tradisi masyarakat Indonesia masih berlaku hingga kini. Adat istiadat adalah bagian dari kekayaan budaya suatu daerah atau bangsa.

Secara etimologi, upacara adat ini terdiri 2 kata yaitu upacara dan adat. Upacara merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh sekelompok orang dengan aturan sebagai tujuan. Sedangkan adat merupakan perwujudan dari kebudayaan, fungsi sebagai pengaturan pada tingkah laku. Adat merupakan kebiasaan bersifat magis dan religius yang berasal dari penduduk asli.

Astri Harnita wali kelas 4.D menerangkan bahwa
siswa madrasah dapat mengenal upacara adat di Indonesia melalui Mading. Kegiatan ini dapat membantu siswa untuk melestarikan budaya lokal, meningkatkan pemahaman mereka tentang sejarah dan tradisi, serta mempererat hubungan dengan warisan budaya.

”Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak dini terutama pada upacara adat di Indonesia,” ujar Astri

”Pada kegiatan ini masing-masing siswa bertanggung jawab untuk mencari informasi melalui buku dan internet tentang berbagai upacara adat dari seluruh Indonesia. Satu orang siswa memilih satu upacara adat untuk dipelajari, seperti upacara Ngaben dari Bali, Sekaten dari Yogyakarta, dan Rambu Solo dari Toraja dan lain sebagainya yang di buat bersama-sama di ruang kelas. Hasil karya peserta didik di presentasikan di depan kelas dan di tempelkan ke dinding kelas 4.D.,” tambah Astri

Aidawati selaku kepala madrasah sangat mengapresiasi kegiatan ini ia mengatakan bahwa
”Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargai dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan di masa mendatang dengan tema-tema lain yang juga edukatif dan menginspirasi. Kemudian kami berharap bahwa pengalaman ini akan meninggalkan kesan mendalam dan menjadi fondasi bagi generasi muda untuk mencintai dan menjaga warisan budaya bangsa,” harapnya. (yn)

26 Likes

Author: admin23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *